PADANG (LN) – Langkah konkret pemulihan pascabencana hidrometeorologi yang melanda Kota Padang pada November 2025 lalu terus menunjukkan progres signifikan. Terbaru, Pemerintah Kota Padang bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) secara resmi menyerahkan kunci rumah Hunian Tetap (Huntap) Mandiri kepada warga terdampak di Kampung Tanjung, Kecamatan Kuranji, Jumat (10/7/2024).
Penyerahan simbolis ini dihadiri langsung oleh Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, Sekretaris Utama (Sestama) BNPB Dr. Apt. Rustian, S.Si., M.Kes, Anggota DPRD Kota Padang Iskandar, jajaran Direksi PT Semen Padang, Camat Kuranji Rozaldi Rosman, serta lurah dan tokoh masyarakat setempat.
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menyampaikan apresiasi mendalam dan rasa terima kasihnya kepada pemerintah pusat, khususnya BNPB, atas atensi dan bantuan nyata yang dikucurkan bagi warga Kota Bingkuang. Menurutnya, penyediaan Huntap Mandiri ini merupakan wujud kehadiran negara dalam meringankan beban sekaligus memulihkan kelayakan hidup para korban bencana.
"Mewakili Bapak Wali Kota dan seluruh masyarakat Kota Padang, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah pusat melalui BNPB. Berkat sinergi ini, masyarakat kita yang terdampak kini bisa kembali merasakan hunian yang layak dan aman," ujar Maigus Nasir dalam sambutannya.
Kejar Target 22 Unit Huntap Tersisa
Meski sejumlah unit telah diserahterimakan, Maigus Nasir menegaskan bahwa pekerjaan rumah belum sepenuhnya selesai. Ia menaruh harapan besar agar warga yang saat ini masih bertahan di Hunian Sementara (Huntara) bisa secepatnya menyusul menempati rumah baru. Berdasarkan data kedaruratan, masih terdapat 22 unit Huntap lagi yang masuk dalam rencana pembangunan.
"Saya berharap masyarakat yang saat ini masih berada di Huntara agar bisa segera beralih ke hunian tetap, sehingga mereka dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan normal, tenang, dan nyaman," imbuh Wawako.
Merespons harapan tersebut, Sestama BNPB Dr. Apt. Rustian langsung bergerak cepat di lokasi. Ia menegaskan bahwa anggaran untuk kelanjutan proyek tersebut sudah siap, dan meminta PT Semen Padang selaku mitra pelaksana untuk segera tancap gas melakukan proses pembangunan di lapangan.
"Untuk PT Semen Padang, silakan langsung dikerjakan saja 22 rumah sisa tersebut. Anggarannya sudah siap dan BNPB telah menyediakan dana penuh untuk pembangunannya. Kita ingin ini selesai tepat waktu demi masyarakat," tegas Dr. Rustian di hadapan jajaran direksi BUMN semen tersebut.
Antisipasi Ancaman El Nino: BNPB Siap Fasilitasi Sumur Bor Dalam
Di samping fokus pada pemulihan fisik sektor perumahan, Sestama BNPB juga memberikan perhatian serius terhadap potensi ancaman bencana hidrometeorologi kering ke depan, yakni fenomena gelombang panas El Nino yang diprediksi memicu kemarau panjang.
Sebagai langkah mitigasi dini krisis air bersih, Dr. Rustian menyarankan Pemko Padang untuk segera memetakan titik strategis guna pembangunan fasilitas air bersih publik.
"BNPB berkomitmen membantu membangun sumur bor dalam (deep well) untuk melayani kebutuhan masyarakat jika kemarau panjang benar-benar melanda. Karena itu, tolong kepada Pak Wakil Wali Kota untuk segera mencari titik lahan yang strategis dan aksesibel bagi seluruh warga," pinta Rustian.
Mengakhiri arahannya, Rustian juga menyelipkan pesan edukasi dan penguatan mental bagi warga Kuranji. Ia mengimbau masyarakat agar tidak perlu larut dalam ketakutan terhadap bayang-bayang bencana, melainkan harus terus meningkatkan kapasitas kesiapsiagaan dan kewaspadaan dini.
Acara penyerahan kunci Huntap Mandiri ini berjalan dengan khidmat dan diwarnai rasa haru serta optimisme dari warga setempat yang kini siap menata kembali kehidupan baru mereka di hunian yang lebih representatif. (LN)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar