Hebat! Siswa SD Islam Al Azhar 67 Bukittinggi Raih Medali di Ajang Robotik Internasional Malaysia - Laksus News | Portal Berita

Breaking

"SELAMAT HARI BHAKTI ADYAKSA KE-66, AKSELERASI KEJAKSAAN UNTUK INDONESIA MAJU"
SELAMAT HARI PENDIDIKAN NASIONAL"

Sabtu, 29 Agustus 2026

Hebat! Siswa SD Islam Al Azhar 67 Bukittinggi Raih Medali di Ajang Robotik Internasional Malaysia



BUKITTINGGI (LN) — Dunia pendidikan Kota Bukittinggi kembali mencatatkan prestasi memukau di kancah internasional. Dua siswa berprestasi dari SD Islam Al Azhar 67 Bukittinggi, Rakha Anugrah Ramadhan dan Zavier Anugrah Illahi, sukses mengukir sejarah dalam ajang teknologi bergengsi World Robotic Center Competition (WRCC) 2026.


​Kompetisi robotik internasional tersebut diselenggarakan selama dua hari penuh, yakni pada 11–12 Agustus 2026, bertempat di Auditorium Jurutera Radin Umar, Fakulti Kejuruteraan, Universiti Putra Malaysia (UPM), Selangor, Malaysia. Dalam ajang yang diselenggarakan atas kerja sama World Robotic Center, Robotika Nusantara, dan UPM ini, lebih dari 1.200 peserta dari berbagai negara turut bersaing ketat.


​Berkat kerja keras dan kreativitasnya, delegasi cilik asal Sumatra Barat ini berhasil membawa pulang 1st Bronze Medal (Medali Perunggu) pada kategori Sumo Junior. Tidak hanya itu, performa impresif mereka juga berhasil menembus jajaran Top 10 Dunia (10 Besar) pada kategori Robot Inovasi. Pencapaian di kategori inovasi ini terbilang sangat luar biasa, mengingat Rakha dan Zavier yang masih duduk di bangku sekolah dasar harus bersaing melawan kompetitor dari jenjang yang lebih tinggi, yaitu tingkat SMP dan SMA.


​Dalam ajang tersebut, mereka memamerkan robot hasil rancangan sendiri yang diberi nama Fresh Sense (Smart Food Freshness Detection System). Robot pintar ini mengintegrasikan sistem sensor khusus yang dirancang untuk mendeteksi tingkat kesegaran bahan makanan secara praktis dan akurat untuk kebutuhan rumah tangga sehari-hari.


​Selain Rakha dan Zavier, delegasi dari SD Islam Al Azhar 67 Bukittinggi lainnya, yaitu Muhammad Rasyid Dirgantara dan Muhammad Khairi Fadhullah, juga sukses menambah pundi medali dengan meraih 2nd Bronze Medal pada kategori Soccer Junior.


​Ketua Yayasan Insan Karima Cendekia Bukittinggi, Hj. Mira Febrina, M.Pd., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas pencapaian ini.


"Keikutsertaan anak-anak dalam ajang kompetisi robotik internasional di Universiti Putra Malaysia ini bukan sekadar untuk mengejar kemenangan atau medali semata. Lebih dari itu, ini merupakan momentum penting untuk melatih mental keberanian, membangun rasa percaya diri, serta memberikan pengalaman berharga dan wawasan global bagi para siswa sejak usia dini. Kami sangat bangga dan bersyukur atas capaian luar biasa yang berhasil diraih," ujar Hj. Mira Febrina.


​Sementara itu, perwakilan tim pendamping dari Rumah Robotik Bukittinggi menambahkan bahwa perjuangan para siswa sangat menginspirasi, khususnya saat mempertahankan inovasi di hadapan juri internasional.


"Perjuangan para siswa sangat menginspirasi, terutama ketika karya inovasi 'Fresh Sense' mereka berhasil masuk Top 10 Dunia. Mengingat mereka yang masih di bangku SD harus bersaing langsung dengan peserta tingkat SMP dan SMA dari berbagai negara, pencapaian ini membuktikan bahwa anak-anak daerah memiliki potensi teknologi yang sangat mampu diperhitungkan di kancah global," tuturnya.


​Keberhasilan luar biasa ini merupakan buah dari komitmen serta kolaborasi solid antara program ekstrakurikuler SD Islam Al Azhar 67 Bukittinggi dengan bimbingan teknis intensif dari Rumah Robotik Bukittinggi. Pencapaian ini diharapkan dapat menjadi pemantik motivasi bagi generasi muda lainnya di Bukittinggi untuk terus berinovasi di bidang teknologi digital dan robotik sejak usia dini. (Rel)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

"Streaming Laksusnews"