PADANG — Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Padang sukses menggelar kegiatan bakti sosial donor darah bertajuk "Setetes Darah Sejuta Harapan Mereka" di Gedung Youth Center Kota Padang, Rabu (22/7/2026). Aksi kemanusiaan ini menjadi bukti nyata sinergi lintas sektor antara organisasi perempuan, pemerintah daerah, dan Palang Merah Indonesia (PMI) dalam memenuhi kebutuhan stok darah masyarakat.
Kegiatan ini dihadiri oleh Penasehat GOW Kota Padang Dian Puspita, Ketua Umum GOW Kota Padang Srihayati, Ketua Dharma Wanita Kota Padang Nova Raju, Sekretaris Dinas P3AP2KB Imelda Novalin, serta perwakilan PMI Kota Padang Atika Rozalia.
Ketua Pelaksana sekaligus Kepala Bidang Sosial, Agama, Kesehatan, dan Lingkungan Hidup GOW Kota Padang, Laila, mengungkapkan bahwa aksi sosial ini terselenggara berkat dukungan Pemko Padang serta sokongan dana dari Dinas P3AP2KB.
"Alhamdulillah, ini merupakan salah satu program kerja GOW Kota Padang. Kami menargetkan 100 peserta dari utusan organisasi wanita, ASN Pemko Padang, hingga institusi pendidikan seperti UNAND, UNP, Universitas Bung Hatta, Poltekkes Padang, dan perguruan tinggi lainnya," jelas Laila.
Merespons Tingginya Kebutuhan Darah
Ketua Umum GOW Kota Padang, Srihayati, menegaskan bahwa maraknya permohonan bantuan donor darah di media sosial belakangan ini menjadi alasan utama di balik terselenggaranya acara ini. Menurutnya, membantu sesama melalui donor darah adalah langkah mulia yang berdampak langsung pada keselamatan nyawa manusia.
"Bagi kita, mendonor mungkin hanya butuh waktu singkat. Namun bagi mereka yang berjuang di rumah sakit akibat pendarahan, thalasemia, sakit jantung, maupun korban kecelakaan, setetes darah yang disumbangkan adalah penyambung kehidupan dan pembangkit harapan," tutur Srihayati.
Edukasi Medis dan Nilai Kemanusiaan
Dalam kesempatan yang sama, Penasehat GOW Kota Padang, Dian Puspita, mengapresiasi tinggi kolaborasi seluruh pihak. Ia mengedukasi peserta mengenai manfaat medis dari satu kantong darah yang didonorkan, yang dapat diproses PMI menjadi beberapa komponen untuk menolong 3 hingga 4 pasien sekaligus.
"Satu kantong darah bisa diolah menjadi Packed Red Cell (sel darah merah pekat) untuk pasien anemia atau pendarahan, trombosit, Fresh Frozen Plasma untuk gangguan darah seperti thalasemia, hingga Cryoprecipitate untuk infeksi berat," terang Dian Puspita.
Dian juga menekankan bahwa perempuan memiliki peran strategis tidak hanya dalam keluarga, tetapi juga sebagai penggerak solidaritas sosial dan kepedulian kesehatan masyarakat. Melalui kegiatan ini, nilai gotong royong dan empati diharapkan terus memotivasi organisasi wanita lainnya di Kota Padang secara berkelanjutan.
Apresiasi PMI Kota Padang
Mewakili PMI Kota Padang, Atika Rozalia menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada GOW Kota Padang di bawah kepemimpinan Srihayati atas konsistensi dan kepedulian sosial yang terus ditunjukkan.
"Setiap kantong darah yang didonorkan sangat berarti bagi korban kecelakaan, ibu bersalin dengan pendarahan, anak-anak penderita thalasemia, hingga pasien operasi. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi awal kebiasaan mulia untuk rutin menjadi pendonor darah sukarela," ungkap Atika.
Melalui sinergi ini, GOW Kota Padang berharap budaya donor darah dapat terus memasyarakat sebagai bentuk investasi amal sekaligus pilar kekuatan sosial yang saling menguatkan di Kota Padang. (Red)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar