Klarifikasi CV. Nando Karya : Jamin Mutu Proyek Batang Punggasan Sesuai Spesifikasi Teknis - Laksus News | Portal Berita

Breaking

"DENGAN SEMANGAT HARI BURUH SEDUNIA, KITA MAKMURKAN SWASEMBADA PANGAN BURUH NASIONAL"
SELAMAT HARI PENDIDIKAN NASIONAL"

Senin, 25 Mei 2026

Klarifikasi CV. Nando Karya : Jamin Mutu Proyek Batang Punggasan Sesuai Spesifikasi Teknis


PAINAN (LN) – Menanggapi dinamika sorotan publik terkait laju penyerapan anggaran pada Paket Pekerjaan di alur Batang Punggasan, Kabupaten Pesisir Selatan, pihak rekanan pelaksana akhirnya angkat bicara. Langkah ini diambil guna meluruskan simpang siur informasi sekaligus memberikan kepastian teknis terkait realisasi fisik di lapangan.


​Kepada media Laksus news, Senin (25/5/2026), Jon sebagai perwakilan manajemen CV. NANDO KARYA menegaskan bahwa seluruh tahapan penggarapan infrastruktur keairan tersebut berjalan di atas rel regulasi, transparan, dan sepenuhnya dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah konstruksi sipil.


Baca berita sebelumnya :


​Karakteristik Struktur Batu Jeti Tanpa Mortar

​Perwakilan manajemen perusahaan menjelaskan bahwa paket pekerjaan penahan arus di Batang Punggasan ini memiliki karakteristik khusus karena menggunakan metode pemasangan batu Jeti (jet pier). Pihak kontraktor mengklarifikasi bahwa jenis konstruksi ini sedari awal dirancang bukan menggunakan campuran semen atau mortar, melainkan susunan batu gajah/batu belah berukuran besar yang saling mengunci (interlocking).


​Metode tanpa mortar ini dipilih karena efektivitasnya yang sangat tinggi dalam meredam energi hantaman ombak atau arus sungai yang kuat, sekaligus memungkinkan air mengalir secara fleksibel di sela-sela batu tanpa merusak struktur utama penahan. Struktur batu jeti ini menuntut penetrasi material yang masif dan cepat di fase awal guna membentengi kawasan bantaran dari risiko gerusan arus sungai kritis.


​Pihak rekanan memaparkan bahwa saat ini realisasi akumulatif bobot pekerjaan di lokasi sesungguhnya telah mencapai lebih dari 50 persen. Capaian yang dinilai cepat oleh sebagian pihak tersebut diklaim sebagai buah dari penggenjotan jam kerja, penambahan armada alat berat ekskavator, serta kelancaran pasokan logistik batu berukuran besar yang langsung diguyur ke lokasi sejak kontrak efektif berjalan.


​Perusahaan memastikan bahwa pencairan Termyn I sebesar 45% pada 20 Mei lalu didasarkan atas hasil pengukuran prestasi kerja (opname) riil yang valid, serta telah diverifikasi secara ketat di lapangan oleh Konsultan Pengawas dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi (SDA BK) Provinsi Sumatera Barat.


​Hitungan Target: Konstruksi 60 Hari Rampung Sebelum Juni Berakhir

​Menanggapi lini masa pengerjaan, CV. NANDO KARYA meluruskan bahwa total waktu pelaksanaan paket ini dialokasikan selama 60 hari kalender. Jika mengacu pada penandatanganan kontrak baku yakni 14 April 2026, maka secara matematis proyeksi batas akhir seluruh masa pelaksanaan jatuh pada tanggal 13 Juni 2026.


​Dengan sisa waktu kurang dari tiga minggu kalender sebelum jatuh tempo, kontraktor optimis sisa volume pekerjaan telah dituntaskan secara paripurna sebelum batas kontrak berakhir.


​Garansi Kepatuhan terhadap Spesifikasi Kontrak

​Manajemen perusahaan menggarisbawahi bahwa akselerasi fisik dan penyerapan anggaran di lapangan tidak dilakukan secara serampangan atau mengorbankan mutu material demi mengejar waktu.


​Setiap tahapan krusial, mulai dari kedalaman galian pondasi bawah air, pemilahan ukuran kubikasi batu jeti, hingga penataan formasi susunan batu di lapangan, diklaim tetap patuh dan tunduk pada dokumen Detail Engineering Design (DED) serta gambar rencana.


​"Komitmen utama kami adalah bekerja secara profesional dan transparan. CV. Nando Karya bertanggung jawab penuh untuk menuntaskan pekerjaan ini tepat waktu dan memastikan seluruh hasilnya seratus persen sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditentukan dalam kontrak Dinas SDA BK Provinsi Sumatera Barat. Kami sangat terbuka terhadap pengawasan berkala dan siap diuji mutunya," tegas Jon.


​Catatan Imparsial Jurnalistik

​Dengan adanya klarifikasi resmi dari pihak rekanan, peta informasi mengenai Proyek Jeti Batang Punggasan kini menjadi lebih berimbang. Publik dan lembaga pengawas tinggal mencocokkan klaim capaian fisik >50% milik kontraktor dengan kondisi riil hamparan susunan batu jeti di lapangan menjelang tenggat waktu kontrak berakhir pada 13 Juni mendatang. 


#Red

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

"Streaming Laksusnews"