Mahyeldi Rombak Kabinet di Awal 2026: Enam Pejabat Strategis Pemprov Sumbar Resmi Dilantik - Laksus News | Portal Berita

Breaking

"DENGAN SEMANGAT HARI BURUH SEDUNIA, KITA MAKMURKAN SWASEMBADA PANGAN BURUH NASIONAL"
SELAMAT HARI PENDIDIKAN NASIONAL"

Jumat, 02 Januari 2026

Mahyeldi Rombak Kabinet di Awal 2026: Enam Pejabat Strategis Pemprov Sumbar Resmi Dilantik



PADANG (LN) – Mengawali tahun 2026, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, melakukan penyegaran besar di jajaran birokrasi. Sebanyak enam Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) resmi dilantik di Auditorium Gubernuran pada Jumat (2/1/2026) berdasarkan SK Nomor 821/5724/BKD-2025.


Daftar Mutasi & Promosi Jabatan:

​Pergeseran ini mencakup rotasi antar dinas serta pengisian posisi strategis dari luar lingkungan Pemprov:

  • Kepala Bappeda Sumbar: Kini dijabat oleh Dr. Zefnihan, AP., M.Si (Mantan Sekda Kab. Sijunjung).
  • Kepala Bapenda Sumbar: Al Amin, S.Sos., MM (Sebelumnya Kabiro Kesra).
  • Kepala Dinas Kelautan & Perikanan: Syefdinon, S.Sos., MM (Sebelumnya Kepala Bapenda).
  • Kepala Dinas Kebudayaan: Syaiful Bahri, SP., MM (Sebelumnya Staf Ahli Ekonomi).
  • Kepala Biro Kesra: Ir. Edi Dharma Safni, M.Si (Sebelumnya Kabiro Umum).
  • Staf Ahli Bidang Ekonomi & Keuangan: Dr. Ir. Reti Wafda, MTP (Sebelumnya Kepala DKP).

Poin Utama Arahan Gubernur:

  • Akselerasi 2026: Pelantikan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan upaya penguatan birokrasi agar lebih responsif terhadap tantangan pembangunan yang semakin kompleks di tahun 2026.
  • Profesionalisme: Mahyeldi menjamin proses pengisian jabatan dilakukan secara transparan dan sesuai regulasi yang berlaku.
  • Amanah Kerja: Pejabat baru ditekankan untuk segera bekerja cepat (akselerasi) dan meninggalkan pola kerja seremonial demi tata kelola pemerintahan yang lebih baik.

Langkah Mahyeldi menarik Zefnihan (mantan Sekda Sijunjung) ke posisi Kepala Bappeda menunjukkan keinginan Pemprov untuk memperkuat perencanaan pembangunan dengan tenaga yang berpengalaman di tingkat daerah/lapangan. 


Sementara itu, rotasi di sektor pendapatan (Bapenda) dan DKP mengindikasikan fokus pada penguatan sektor ekonomi daerah.


#red

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

"Streaming Laksusnews"