Padang (LN) – Kepedulian terhadap dunia sosial dan pendidikan kembali ditunjukkan Direktur CV Anugrah Prima Energindo, Redi Ismed, dengan mengunjungi Panti Asuhan Alfath Tauhid, Kota Padang, pada Sabtu (10/1/2025).
Dalam kunjungan tersebut, Redi Ismed menyerahkan bantuan berupa empat unit kipas angin untuk menunjang kenyamanan anak-anak yang tinggal di panti asuhan tersebut. Bantuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal dalam aktivitas sehari-hari para santri.
Redi Ismed menyampaikan harapannya agar bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat dan sedikit meringankan kebutuhan panti asuhan. Ia juga membuka peluang untuk kembali berbagi di masa mendatang apabila diberi kelapangan rezeki.
“Semoga kipas angin ini bisa digunakan sebaik-baiknya. Insyaallah, jika Allah mengizinkan dan memberi rezeki, saya akan kembali berkunjung dan berbagi,” ujar Redi Ismed.
Ia juga memberikan motivasi kepada anak-anak panti agar terus giat belajar, memiliki semangat solidaritas, serta kelak menjadi generasi yang sukses dan bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negara.
Sementara itu, Rahmadoni, S.Pd.I, salah satu sesepuh di Yayasan Bina Nusantara Isafat yang menaungi Panti Asuhan Alfath Tauhid, MTs.S Dhu’afa Nusantara Padang, dan SMK Dhu’afa, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Redi Ismed atas bantuan yang telah diberikan. Semoga menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan,” ucap Rahmadoni.
Rahmadoni yang juga menjabat sebagai Wakil Kepala Kurikulum MTs.S Dhu’afa Nusantara Padang berharap, selain bantuan sosial, Redi Ismed ke depan dapat menjadi salah satu donatur tetap bagi yayasan.
Ia juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini MTs.S Dhu’afa Nusantara Padang masih membutuhkan dukungan anggaran untuk pembangunan mushalla, pagar madrasah, gedung sekolah, serta sarana dan prasarana pendukung proses belajar mengajar.
“Kami sangat berharap uluran tangan para dermawan, baik secara perorangan, kelompok, maupun melalui dukungan anggaran pendidikan dari APBD dan APBN,” pungkasnya.
#buya/red



Tidak ada komentar:
Posting Komentar