Lumpuh Akibat Longsor, Satker PJN II Sumbar Pacu Penanganan Darurat Jalur Strategis Tapan–Batas Jambi - Laksus News | Portal Berita

Breaking

"SELAMAT HARI BHAKTI ADYAKSA KE-66, AKSELERASI KEJAKSAAN UNTUK INDONESIA MAJU"
SELAMAT HARI PENDIDIKAN NASIONAL"

Rabu, 14 Oktober 2026

Lumpuh Akibat Longsor, Satker PJN II Sumbar Pacu Penanganan Darurat Jalur Strategis Tapan–Batas Jambi



PESISIR SELATAN (LN) — Ruas jalan nasional yang menghubungkan Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat dengan wilayah batas Provinsi Jambi kembali menjadi sorotan tajam. Curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak pekan kedua Oktober memicu tanah longsor serta pergerakan tanah yang mengakibatkan amblasnya badan jalan di titik-titik rawan Lintas Sumatera.


​Berdasarkan investigasi dan rekapitulasi teknis di lapangan, terdapat belasan titik rawan material longsoran berupa percampuran lumpur tebal, bongkahan bebatuan, serta tumbangan pohon berdiameter besar yang sempat menutup penuh jalur konektivitas dan logistik antarprovinsi tersebut.


​Mobilisasi Alat Berat dan Penanganan Darurat

​Menanggapi kelumpuhan jalur strategis ini, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) II Sumatera Barat mengambil langkah cepat dengan menerjunkan Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Bencana.


​Sebanyak 10 unit peralatan berat dan moda pendukung dikerahkan ke lokasi penanganan. Rincian armada teknis yang diterjunkan meliputi 4 unit ekskavator, 2 unit wheel loader, 1 unit motor grader, serta 3 unit dump truck.


​Pernyataan Resmi PPK 2.4 BPJN Sumbar

​Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.4 Satker PJN Wilayah II BPJN Sumatera Barat, Gina Lamria Indriati Tampubolon, S.T., menegaskan bahwa penanganan darurat terus dipacu demi memastikan mobilitas masyarakat dan pasokan logistik tidak terputus total.


​"Akses jalan menghubungkan Sumatera Barat menuju Jambi sejatinya sudah mulai bisa ditembus secara bertahap. Namun, alat berat tetap kami siagakan penuh di lapangan untuk pembersihan material sisa serta perbaikan teknis agar seluruh jenis kendaraan dapat melintas dengan aman dan lancar," ujar Gina.


​Ia menambahkan bahwa percepatan penanganan bencana di koridor Tapan–Batas Jambi ini juga melibatkan sinergi lintas batas wilayah. "Kami juga berkoordinasi erat dengan tim PPK 2.5 dari wilayah Provinsi Jambi yang turut memberikan bantuan personil dan alat berat untuk mengakselerasi pembersihan longsoran di sepanjang koridor batas negara/provinsi ini," jelasnya.


​Jalur Fungsional Buka-Tutup: Tantangan Stabilitas Lereng

​Hingga Rabu (14/10/2026), arus lalu lintas pada ruas tersebut masih diberlakukan dengan sistem buka-tutup satu jalur selama proses penanganan dan stabilisasi tebing berlangsung.


​Tantangan terbesar yang dihadapi petugas di lapangan adalah tingginya kerentanan stabilitas lereng serta potensi pergerakan tanah susulan apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.


​Pihak BPJN Sumbar mengimbau seluruh pengguna jalan yang melintasi area Tapan – Batas Jambi agar tetap meningkatkan kewaspadaan, mematuhi rambu-rambu petunjuk darurat, serta mematuhi instruksi petugas pengatur lalu lintas di lapangan demi keselamatan bersama. (Red)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

"Streaming Laksusnews"