PADANG (LN) — Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Padang, Erianto, secara resmi membuka pertandingan cabang olahraga (cabor) panahan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026. Pembukaan berlangsung di Lapangan Panahan Semen Padang, Kompleks PT Semen Padang, Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Jumat (2/10/2026) pagi.
Dalam sambutannya, Erianto menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada KONI Sumbar dan Pengprov Persatuan Panahan Indonesia (PERPANI) Sumbar yang telah memercayakan Kota Padang sebagai salah satu lokasi penyelenggaraan Porprov XVI.
"Atas nama KONI Kota Padang, kami mengucapkan terima kasih kepada KONI dan PERPANI Sumatera Barat atas kepercayaan ini," ujar Erianto.
Erianto mengutarakan kesiapan Kota Padang untuk kembali dipercaya sebagai tuan rumah perhelatan Porprov edisi berikutnya. "Kami berharap ke depan, Kota Padang bersama Pemerintah Kota Padang siap apabila kembali diberikan kepercayaan untuk menjadi tuan rumah Porprov tahun 2028," tambahnya.
Janjikan Bonus Atlet dan Pesan Sportivitas
Guna mendongkrak motivasi kontingen daerah, Erianto menegaskan bahwa KONI Kota Padang telah menyiapkan apresiasi khusus berupa bonus bagi atlet-atlet yang berhasil membawa pulang medali.
"Untuk atlet Kota Padang yang berprestasi, tentu telah kami siapkan bonus. Setelah pelaksanaan Porprov selesai, bonus akan langsung kami serahkan sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras mereka," tegasnya.
Ia berpesan agar seluruh atlet, pelatih, dan penanggung jawab kontingen tetap menjaga nama baik daerah, mematuhi aturan pertandingan, serta menjunjung tinggi nilai sportivitas dan kedisiplinan selama ajang berlangsung.
Arena Historis dan Pembinaan Berkelanjutan
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) PERPANI Sumbar, Firdaus—mewakili Ketua PERPANI Sumbar Nanda Satria—menyoroti nilai penting Lapangan Panahan Semen Padang sebagai panggung kompetisi kali ini. Menurutnya, arena Indarung memiliki nilai historis panjang karena pernah melahirkan panah-panah andalan Sumatera Barat yang menembus level nasional.
"Kita seperti sedang mengukir sejarah kembali. Arena ini dulu melahirkan atlet-atlet Sumbar yang mengukir prestasi nasional. Porprov XVI ini harus jadi momentum untuk menemukan dan mematangkan bibit-bibit baru," terang Firdaus.
Firdaus mendorong agar pola pembinaan panahan di Sumbar dilakukan secara berjenjang dan berkelanjutan, bukan sekadar partisipasi rutinitas. Dengan capaian positif panahan Indonesia di level internasional—termasuk pada nomor compound—Sumbar berpeluang besar mencetak atlet potensial untuk level yang lebih tinggi.
Dukungan senada disampaikan Ketua PERPANI Kota Padang, Alfi Beben One. Ia menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah dan KONI atas pemenuhan sarana pendukung bagi kemajuan cabor panahan.
"Sinergi antara pemerintah, KONI, dan pengurus cabor adalah kunci. Semoga ajang ini tidak hanya membanggakan Kota Padang, tetapi juga mengangkat prestasi olahraga Sumatera Barat di kancah nasional," pungkas Alfi. (LN01)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar