Persiapkan Kafilah Berkelanjutan, LPTQ Kota Padang Perkuat Pembinaan Lewat Program 3T hingga Quran Center - Laksus News | Portal Berita

Breaking

"SELAMAT HARI BHAKTI ADYAKSA KE-66, AKSELERASI KEJAKSAAN UNTUK INDONESIA MAJU"
SELAMAT HARI PENDIDIKAN NASIONAL"

Sabtu, 26 September 2026

Persiapkan Kafilah Berkelanjutan, LPTQ Kota Padang Perkuat Pembinaan Lewat Program 3T hingga Quran Center



​PADANG (LN) — Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Padang menggelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pembinaan serta Pengembangan Kegiatan di Gedung Putih Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Sabtu (26/9/2026). Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Padang sekaligus Ketua Umum LPTQ Kota Padang, Maigus Nasir.


​Pertemuan strategis ini dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Padang Yasril, Kepala Bagian Kesra Setda Kota Padang Zul Asfi Lubis, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Padang Salmadanis, Ketua Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kota Padang Syaifuddin Zuhri, jajaran Pengurus LPTQ, serta perwakilan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Padang.


​Rapat koordinasi ini difokuskan pada penguatan program kerja, evaluasi pembinaan kafilah, dan penyusunan pola pembinaan Al-Qur'an yang lebih terarah serta berkelanjutan di Kota Padang.


​Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menegaskan bahwa Kota Padang harus mengambil peran besar dalam mendongkrak prestasi Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) pada ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) mendatang, menyusul hasil evaluasi capaian Sumbar pada MTQ Nasional ke-31 di Semarang, Jawa Tengah.


​Menurutnya, rencana perubahan jadwal pelaksanaan MTQ menjadi agenda tahunan menuntut LPTQ Kota Padang untuk bergerak cepat dan meninggalkan pola pembinaan instan yang bersifat momentum semata.


​"Kota Padang harus menjadi penguat prestasi Sumbar. Jika LPTQ Kota Padang bersama seluruh pihak terkait berkomitmen kuat mengembangkan tilawatil Quran, kita yakin prestasi Sumbar dapat kembali meningkat," ujar Maigus Nasir.


​Ia menambahkan, pembinaan kader dan persiapan kafilah perlu dibangun secara tersistem melalui proses pembelajaran yang terstruktur sejak dini.


​"Kita menginginkan persiapan kafilah tidak lagi sifatnya momentum, tetapi pendidikan yang tersistem dan berkelanjutan. Proses pembelajaran itu dimulai dari masjid dan musala, kemudian ke kelurahan, kecamatan, dan pemantapannya di tingkat kota melalui Quran Center," jelasnya.


​Untuk mewujudkan hal tersebut, penguatan pembinaan akan disinergikan dengan program Smart Surau melalui pengembangan program 3T, yakni Tahsin, Tafsir, dan Tahfiz. Program ini ditujukan untuk menjaring peserta didik potensial dari TPQ/TQA maupun MDTA/MDTW agar mendapatkan penanganan dan pelatihan yang lebih intensif.


​“Melalui program 3T, kita berharap lahir calon-calon kafilah. Anak-anak yang memiliki potensi akan direkrut untuk dibina secara berjenjang, sehingga pembinaan tilawatil Quran tidak hanya berlangsung ketika MTQ akan dilaksanakan," tambahnya.

​

Sebagai langkah nyata memperkuat ekosistem pembinaan tersebut, Pemerintah Kota Padang bersama LPTQ merencanakan pembentukan Pondok Alquran di tingkat kelurahan serta Quran Center di tingkat kota.

​“Pada 2027 kita berencana akan meluncurkan Pondok Alquran dan Quran Center untuk memasifkan pembinaan yang sudah didukung program 3T. Dari program tersebut, kita akan menjaring anak-anak berbakat dan berpotensi untuk kemudian dibina secara berkelanjutan," pungkas Maigus. (LN01)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

"Streaming Laksusnews"