Pemko Padang Gelar Ekspose Lomba Sekolah Sehat 2026, Fokus Pendidikan Lingkungan Berkelanjutan - Laksus News | Portal Berita

Breaking

"SELAMAT HARI BHAKTI ADYAKSA KE-66, AKSELERASI KEJAKSAAN UNTUK INDONESIA MAJU"
SELAMAT HARI PENDIDIKAN NASIONAL"

Jumat, 04 September 2026

Pemko Padang Gelar Ekspose Lomba Sekolah Sehat 2026, Fokus Pendidikan Lingkungan Berkelanjutan



PADANG (LN) — Pemerintah Kota Padang menggelar agenda Ekspose Penilaian Lomba Sekolah Sehat (LSS) Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (UKS/M) Strata Standar Tingkat Kota Padang Tahun 2026 di Ruang Abu Bakar Jaar, Balai Kota Padang, Kamis (3/9/2026). Agenda ini menjadi ajang pemaparan kesiapan serta inovasi program kesehatan sekolah bagi jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP).


​Dalam sesi pemaparan tersebut, sebanyak lima sekolah terbaik tampil di hadapan Tim Juri Penilaian LSS Kota Padang. Kelima perwakilan sekolah tersebut meliputi SMPN 8 Padang, SMPN 25 Padang, SMPN 11 Padang, SMP Semen Padang, dan SMP Pembangunan Laboratorium UNP. Seluruh peserta menunjukkan komitmen kuat dalam membina ekosistem pendidikan yang bersih, sehat, serta berbudaya lingkungan.


Inovasi "Kamus Biru" dan Kolaborasi Lintas Sektor di SMPN 25 Padang

​Kepala SMPN 25 Padang, Herry Susanto, mengungkapkan bahwa persiapan sekolahnya dilakukan secara terstruktur melalui pembentukan Tim Sekolah Sehat dan penguatan jaringan kerja sama (MoU) bersama berbagai instansi, seperti Puskesmas, KUA, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Bank Sampah, hingga Dinas Sosial.


​Sebagai langkah nyata, SMPN 25 Padang mengusung program unggulan "Kamus Biru" (Kajian Muslimah Berkarakter, Inovatif, dan Up to Date) yang rutin dilaksanakan setiap hari Jumat bagi para siswi. Program ini mengintegrasikan edukasi kesehatan reproduksi dari tenaga medis, bimbingan karakter, serta pelatihan keterampilan menyulam dan ecoprint. Tidak hanya itu, sekolah turut mengoptimalkan pemanfaatan lahan tidur menjadi area tanaman pangan dan kolam budidaya, disamping pengolahan sampah melalui komposter dan daur ulang.


​"Sebagian besar program tentu sudah kita implementasikan, baik pelayanan kesehatan, pendidikan kesehatan, maupun penerapan lingkungan sehat. Kami juga melakukan MoU dengan berbagai pihak untuk mendukung proses implementasi ini," ujar Herry.


​Ia menekankan bahwa keterlibatan dalam kompetisi ini bukanlah tujuan akhir. "Sebenarnya yang paling penting bagi kami bukan lombanya. Kami ingin menjadikan lomba ini sebagai awal bagi SMP Negeri 25 Padang untuk semakin bangkit dan menerapkan pendidikan lingkungan sedini mungkin kepada anak-anak," tambahnya.


SMP Semen Padang Optimalkan Rekam Jejak Adiwiyata Mandiri

​Di sisi lain, SMP Semen Padang memanfaatkan fondasi kuat sebagai penerima penghargaan Adiwiyata Mandiri tingkat nasional untuk menghadapi ajang ini. Membina total 408 siswa (207 laki-laki dan 191 perempuan), sekolah berfokus memperkuat empat pilar sekolah sehat melalui pembagian tugas terstruktur (SK Guru), penataan fasilitas lapangan, dan pembenahan administrasi.


​Wakil Kesiswaan SMP Semen Padang, Nasrul, menjelaskan bahwa kunci keberhasilan pelaksanaan program kesehatan di sekolahnya bertumpu pada manajemen kolaboratif yang melibatkan guru, siswa, orang tua, hingga kemitraan eksternal seperti Biro K3LH, DLH, Puskesmas, serta jajaran kecamatan dan kelurahan.


​"Persiapan sekolah kami, baik administrasi, lapangan, siswa, guru, maupun orang tua, alhamdulillah sudah dirancang dengan baik melalui kolaborasi dan kerja sama untuk mewujudkan Sekolah Sehat SMP Semen Padang," jelas Nasrul.


​Nasrul juga menyuarakan harapannya agar Pemerintah Kota Padang terus menjaga keberlanjutan program LSS secara konsisten setiap periodenya.


​"Pesan kami, karena ini program berkelanjutan, pemerintah diharapkan tetap mempertahankan agenda ini. Jika terhenti satu periode saja, motivasi sekolah bisa mundur lagi. Sekolah tidak hanya harus berprestasi di bidang akademik, tetapi juga non-akademik dan memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan," pungkasnya. (Red)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

"Streaming Laksusnews"