Padang (LN) — Alhamdulillah, kegiatan pembersihan material lumpur akibat banjir di Panti Puti Bungsu Parak jambu Sampit Villa Baiyo28 telah selesai dilaksanakan.
Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama Satgas Tanggap Darurat Bali BPBPK Sumbar, Kementerian Pekerjaan Umum, TNI melalui Babinsa Koto Tangah, serta para relawan yang bahu-membahu membantu proses pemulihan pascabencana.
Banjir yang melanda Kota Padang pada 3 Agustus 2026 meninggalkan endapan lumpur dan material di sejumlah lokasi, termasuk di lingkungan Panti Puti Bungsu. Dengan semangat gotong royong, seluruh personel bekerja membersihkan area panti sehingga aktivitas para penghuni dapat kembali berjalan dengan lebih aman dan nyaman.
Usai kegiatan pembersihan, Bunda selaku pengasuh Panti Puti Bungsu parak jambu juga menyampaikan harapan agar dapat dibantu penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk pembangunan atau perbaikan gedung panti yang terdampak banjir. Diharapkan usulan tersebut dapat menjadi dasar dalam upaya rehabilitasi sehingga fasilitas panti dapat kembali berfungsi secara optimal.
Kehadiran Babinsa Koto Tangah bersama seluruh unsur yang terlibat menjadi bukti nyata kepedulian TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam membantu warga yang terdampak bencana. Semangat kebersamaan dan gotong royong diharapkan terus terjaga sebagai kekuatan utama dalam mempercepat proses pemulihan pascabencana di Kota Padang. (LN02)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar