BPBD Kota Padang Imbau Warga Siaga Cuaca Ekstrem, Nelayan Diminta Tunda Melaut - Laksus News | Portal Berita

Breaking

"SELAMAT HARI BHAKTI ADYAKSA KE-66, AKSELERASI KEJAKSAAN UNTUK INDONESIA MAJU"
SELAMAT HARI PENDIDIKAN NASIONAL"

Jumat, 21 Agustus 2026

BPBD Kota Padang Imbau Warga Siaga Cuaca Ekstrem, Nelayan Diminta Tunda Melaut



PADANG (LN) — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang mengeluarkan imbauan resmi menyusul potensi cuaca ekstrem, hujan deras disertai angin kencang, hingga ancaman gelombang tinggi yang diprediksi melanda wilayah perairan Padang dan sekitarnya selama tiga hingga empat hari ke depan, Jumat (21/8/2026).


​Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menegaskan pentingnya kewaspadaan ekstra, khususnya bagi para nelayan dan masyarakat yang bermukim di kawasan rawan bencana.


​"Kami menghimbau kepada warga Kota Padang, khususnya bagi nelayan agar tetap berhati-hati saat beraktivitas di pantai. Namun kami sarankan agar untuk tiga hari ke depan ini ditunda dulu melaut mencari ikan demi keselamatan," ujar Hendri.


​Berdasarkan analisis data dari BMKG Maritim Teluk Bayur dan Stasiun Klimatologi Sumatera Barat, tinggi gelombang di perairan Padang, Padang Pariaman, Pesisir Selatan, hingga kawasan Siberut berpotensi mencapai 2,5 meter. Kecepatan angin diperkirakan bergerak dari arah Tenggara/Timur pada kisaran 4 hingga 16 knots. Adapun pasang air laut diprediksi terjadi pada pukul 21.00–03.00 WIB, sedangkan kondisi surut berlangsung pukul 15.00–18.00 WIB.


​Saat ini, wilayah Kota Padang berada dalam zona dengan intensitas curah hujan kategori tinggi, yakni melebihi 150 mm per dasarian. Kondisi ini secara signifikan meningkatkan risiko terjadinya bencana susulan, mulai dari banjir di sepanjang bantaran sungai, pohon tumbang akibat angin kencang, hingga pergerakan tanah atau longsor.


​"Kepada warga yang berada di pinggir pantai dan bantaran sungai, kami minta untuk tetap siaga terhadap fenomena anomali cuaca ekstrem saat ini. Waspadai juga potensi pohon tumbang serta tanah longsor di beberapa titik rawan," tambah Hendri.


​Pihak BPBD juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu liar atau informasi simpang siur yang kerap beredar saat cuaca buruk.


​"Sekali lagi kami menghimbau warga agar tetap siaga dan selalu memantau pembaruan informasi yang jelas dan resmi langsung dari kanal BMKG serta BPBD Kota Padang," pungkasnya. (Red)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

"Streaming Laksusnews"