Akselerasi Ekonomi Sumbar, Gubernur Mahyeldi Lobi Menko Airlangga Garap 3 Proyek Strategis - Laksus News | Portal Berita

Breaking

"SELAMAT HARI BHAKTI ADYAKSA KE-66, AKSELERASI KEJAKSAAN UNTUK INDONESIA MAJU"
SELAMAT HARI PENDIDIKAN NASIONAL"

Jumat, 24 Juli 2026

Akselerasi Ekonomi Sumbar, Gubernur Mahyeldi Lobi Menko Airlangga Garap 3 Proyek Strategis



JAKARTA (LN) — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) terus bergerak cepat mendorong percepatan pembangunan infrastruktur dan investasi daerah. Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, melakukan audiensi langsung dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, di Gedung Ali Wardhana, Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (22/7/2026).

Dalam pertemuan strategis tersebut, Gubernur Mahyeldi menyodorkan tiga usulan prioritas yang diproyeksikan menjadi growth engine atau mesin penggerak baru bagi pertumbuhan ekonomi di wilayah pantai barat Sumatera.


​Tiga fokus utama yang dipaparkan meliputi usulan penetapan Pelabuhan Teluk Tapang sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN), percepatan reaktivasi jaringan kereta api kawasan, hingga optimalisasi potensi Energi Baru Terbarukan (EBT).


​Dorong Teluk Tapang Jadi Kawasan Industri Hijau Cerdas

​Usulan pemungkas yang dibawa Pemprov Sumbar adalah pengembangan Kawasan Teluk Tapang di Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) untuk ditransformasikan menjadi Smart Green Industrial Port City.


​Mahyeldi menegaskan, letak geografis Pasaman Barat yang berada di koridor strategis pantai barat Sumatera menjadikan Teluk Tapang memiliki posisi tawar tinggi sebagai hub logistik dan hilirisasi industri.

"Teluk Tapang diproyeksikan menjadi pintu gerbang investasi baru. Kawasan ini akan mengintegrasikan pelabuhan modern dengan kawasan industri berbasis kelapa sawit, seperti kilang minyak (oil refinery) dan industri biodiesel berbasis CPO," ungkap Mahyeldi usai pertemuan, Kamis (23/7/2026).

Langkah integrasi ini dinilai sangat krusial mengingat Pasaman Barat merupakan salah satu lumbung kelapa sawit terbesar di Sumbar. Selama ini, rantai pasok dan distribusi hasil perkebunan masih didominasi Pelabuhan Teluk Bayur. Dengan beroperasinya Teluk Tapang secara maksimal, biaya logistik dapat dipangkas secara signifikan.

Selain itu, Pelabuhan Teluk Tapang juga disiapkan menjadi simpul penguat konektivitas logistik antarprovinsi, khususnya menghubungkan wilayah Sumbar dengan wilayah tetangga seperti Mandailing Natal, Sumatera Utara.

Reaktivasi Kereta Api & Akselerasi Transisi Energi

​Tak hanya sektor kepelabuhanan, Pemprov Sumbar juga menaruh perhatian besar pada konektivitas darat dan ketahanan energi regional. Mahyeldi mendorong pemerintah pusat untuk mengakselerasi reaktivasi jalur kereta api di Sumbar guna efisiensi angkutan barang, komoditas, serta pergerakan wisatawan.

Sementara di sektor energi, potensi limpahan sumber daya alam Sumbar—mulai dari tenaga air, geotermal (panas bumi), hingga surya—didorong agar dimanfaatkan maksimal guna mendukung target transisi energi bersih nasional sekaligus memikat investor industri hijau.

Respon Positif Kemenko Perekonomian

​Menanggapi paparan komprehensif tersebut, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyambut positif komitmen Pemprov Sumbar. Pihaknya memberikan apresiasi atas perancangan program pembangunan berorientasi jangka panjang yang berbasis potensi lokal.

Airlangga memastikan Kemenko Perekonomian akan menelaah dan mengkaji seluruh dokumen usulan tersebut sesuai mekanisme serta kewenangan regulasi yang berlaku.

Dalam audiensi lintas sektoral ini, Gubernur Mahyeldi didampingi jajaran Kepala OPD teknis Pemprov Sumbar, di antaranya Asisten Perekonomian dan Pembangunan Adib Alfikri, Kepala Bappeda Zefnihan, Kepala Dinas DPMPTSP Luhur Budianda, Kepala Dinas Perkimtan Ahdiyarsyah, Kepala Dinas Kehutanan Ferdinal Martin, Kepala Dinas ESDM Helmi, Kepala Karo Adpim Nolly Eka Mardianto, serta Kepala Badan Penghubung Fauzan Zaenon. (Red)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

"Streaming Laksusnews"