Suplai Air Bersih Padang, Proyek Multiyears SPAM Taban III Senilai Rp239,3 Miliar Mulai Digarap - Laksus News | Portal Berita

Breaking

"SELAMAT HARI BHAKTI ADYAKSA KE-66, AKSELERASI KEJAKSAAN UNTUK INDONESIA MAJU"
SELAMAT HARI PENDIDIKAN NASIONAL"

Selasa, 23 Juni 2026

Suplai Air Bersih Padang, Proyek Multiyears SPAM Taban III Senilai Rp239,3 Miliar Mulai Digarap

 


PADANG (LN) — Kepastian pemenuhan kebutuhan air bersih bagi ratusan ribu warga Kota Padang menemui babak baru. Bertempat di Hotel Pangeran Beach, Selasa (23/6/2026), kontrak paket kegiatan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Taban III resmi ditandatangani. Prosesi krusial ini menandai dimulainya proyek strategis senilai total Rp239,3 miliar yang ditargetkan rampung pada Juni 2027 mendatang.


​Penandatanganan kontrak mega proyek ini disaksikan langsung oleh Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, Kepala Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sumatera Barat Maria Doeni Isa, Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias, Kadis PUPR Kota Padang Malvi Hendri, Dirut Perumda AM Padang Hendra Pebrizal, serta Anggota Komisi V DPR RI Zigo Rolanda yang hadir secara daring. Turut hadir Direktur Air Minum Ditjen Cipta Karya KemenPUPR, Oscar RH Siagian.


​Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menegaskan bahwa pengerjaan SPAM Taban III di Palukahan ini memegang peranan yang sangat vital bagi ketahanan air di Ibu Kota Provinsi Sumatera Barat.


​“Kegiatan pembangunan (SPAM Taban III) ini menjadi sangat strategis dan penting, karena akan menjadi penyangga terhadap Instalasi Pengolahan Air (IPA) di Gunung Pangilun,” ujar Maigus Nasir usai kegiatan.


​Ia menaruh harapan besar kepada seluruh penyedia jasa yang telah ditunjuk agar menjaga komitmen dan bekerja secara profesional. Menurutnya, keberhasilan proyek ini berorientasi langsung pada hajat hidup orang banyak.


​“Besar harapan kami kepada yang mendapat pekerjaan proyek ini untuk melaksanakan tugas sebaik-baiknya. Apabila komitmen pekerjaan dapat dilakukan dengan baik, tentu akan mendapatkan keduanya, yakni keberhasilan mengelola proyek serta menyangkut kebutuhan masyarakat akan air minum dapat terpenuhi,” tegas Wawako.

Garap Infrastruktur Sepanjang 18 KM

​Proyek multiyears (tahun jamak) ini mencakup empat paket kegiatan yang terdiri dari tiga paket konstruksi dan satu paket manajemen konstruksi dengan total nilai kontrak mencapai Rp239.318.046.250,-.


​Ruang lingkup pekerjaan fisik pada SPAM Taban III ini terbilang masif, meliputi:

  • ​Pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA)
  • ​Pemasangan pipa transmisi
  • ​Pembangunan reservoir (bak penampung)
  • ​Pembangunan jaringan perpipaan sepanjang 18 kilometer.

Adapun rincian pemenang tender yang bertanggung jawab dalam proyek ini di antaranya:

  • Peningkatan IPA SPAM Taban III: Dikerjakan oleh Karya Mulia KSO.
  • Pembangunan Jaringan Perpipaan: Digarap oleh PT Cipta Crown Simbol dan PT Putra Masindo Utama.
  • Manajemen Konstruksi: Dikawal oleh konsorsium PT Waseco Tirta WSO, PT Bemaco Rekapprima, dan PT Bina Lestari Lingkungan Sejahtera.

Kapasitas Air Naik Dua Kali Lipat, Warning untuk Kontraktor

​Saat ini, jangkauan air bersih di Kota Padang baru menyentuh angka 52 persen dengan jumlah pelanggan terdaftar di Perumda Air Minum (PDAM) Kota Padang sebanyak 155.000 pelanggan. Kehadiran SPAM Taban III diproyeksikan akan mendongkrak kapasitas suplai air bersih secara signifikan, dari yang sebelumnya hanya 200 liter per detik melonjak tajam menjadi 400 liter per detik.


​Mengingat urgensi proyek ini, Direktur Air Minum Ditjen Cipta Karya, Oscar RH Siagian, mengingatkan seluruh kontraktor untuk bekerja dengan ritme dan semangat yang sama agar tuntas tepat waktu. Selain ketepatan waktu, ia menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aspek administrasi dan kualitas teknis di lapangan.


​“Kegiatan ini sangat diperlukan masyarakat, kita harapkan kualitasnya baik, dengan begitu kualitas layanan kepada masyarakat juga semakin baik. Kita akan pantau progress pengerjaan setiap penyedia jasa, pastikan tidak ada yang mangkrak,” cetus Oscar.


​Senada dengan itu, Kepala BPBPK Sumbar, Maria Doeni Isa, memberikan peringatan keras (warning) kepada seluruh penyedia jasa untuk mematuhi setiap klausul kontrak yang telah disepakati. Ia menegaskan tidak akan ada toleransi bagi pihak yang mencoba bermain-main dengan komitmen awal.


​“Tidak ada permohonan eskalasi kenaikan harga barang, semua sesuai harga yang ditawarkan, tidak ada yang tidak bisa menyediakan. Jika ada yang melanggar kontrak, akan berlaku pasal di dalam kontrak,” pungkas Maria tegas.


#LN01

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

"Streaming Laksusnews"