PASAMAN BARAT (LN) – Di bawah kepemimpinan Kapolres Pasaman Barat, AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., jajaran kepolisian setempat terus memperkuat komitmen pelayanan yang berbasis empati. Hal ini dibuktikan melalui aksi nyata jajaran Polsek Sungai Beremas yang menyambangi kediaman pasangan suami istri (pasutri) lansia yang tengah sakit parah di Nagari Air Bangis, Senin (06/04).
Langkah ini merupakan pengejawantahan langsung dari instruksi Kapolres Agung Tribawanto yang menekankan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak boleh hanya sebatas penegakan hukum, melainkan harus menyentuh sisi kemanusiaan.
Visi Kapolres: Polri yang Hadir dan Peduli
AKBP Agung Tribawanto secara konsisten mengarahkan anggotanya untuk lebih peka terhadap kondisi sosial di wilayah hukum masing-masing. Baginya, kepercayaan masyarakat (public trust) dibangun melalui ketulusan dalam membantu warga yang mengalami kesulitan hidup.
"Pendekatan humanis bukan sekadar konsep di atas kertas, melainkan sebuah tindakan nyata. Kita ingin setiap personel Polri memiliki kepekaan sosial yang tinggi dan menjadi solusi bagi masyarakat," ungkap Kapolres dalam arahannya yang melandasi kegiatan ini.
Respon Cepat di Lapangan
Menindaklanjuti arahan tersebut, Kapolsek Sungai Beremas AKP Elvis Susilo beserta personel langsung terjun ke lapangan setelah mendapatkan laporan mengenai kondisi pasutri di Air Bangis. Kondisi keluarga tersebut memang memprihatinkan:
- Sang Suami: Mengalami kelumpuhan total sejak setahun terakhir.
- Sang Istri: Berjuang melawan penyakit stroke yang membatasi mobilitas.
- Kondisi Ekonomi: Kehilangan sumber penghasilan dan bergantung sepenuhnya pada uluran tangan warga sekitar.
Bantuan Sosial dan Kehangatan Personel
Dalam kunjungan tersebut, bantuan berupa paket sembako (beras, telur, dan minyak goreng) diserahkan secara langsung. Namun, lebih dari sekadar materi, kehadiran personel kepolisian yang mengedepankan sapaan hangat tanpa sekat formalitas menjadi obat tersendiri bagi pasutri tersebut.
Kehadiran Polri di rumah sederhana itu membawa pesan kuat dari AKBP Agung Tribawanto bahwa negara—melalui kepolisian—hadir dan tidak membiarkan warganya berjuang sendirian di tengah keterbatasan.
Langkah AKBP Agung Tribawanto ini menunjukkan pergeseran paradigma Polri menuju wajah yang lebih "teduh". Dengan memprioritaskan bantuan bagi warga difabel dan sakit, Polres Pasaman Barat berhasil membangun jembatan emosional yang kuat dengan masyarakat, membuktikan bahwa seragam cokelat juga merupakan simbol pengayoman yang tulus.
#Red



Tidak ada komentar:
Posting Komentar