PEWARIS SEMANGAT SILAT MINANG: ARKHAN SIAP TAKLUKKAN ARENA NASIONAL DI USIA DINI - Laksus News | Portal Berita

Breaking

"DENGAN SEMANGAT HARI BURUH SEDUNIA, KITA MAKMURKAN SWASEMBADA PANGAN BURUH NASIONAL"
SELAMAT HARI PENDIDIKAN NASIONAL"

Jumat, 01 Mei 2026

PEWARIS SEMANGAT SILAT MINANG: ARKHAN SIAP TAKLUKKAN ARENA NASIONAL DI USIA DINI



Padang (LN) — Semangat juang tak mengenal usia. Di tengah gemuruh persiapan Kejuaraan Pencak Silat tingkat nasional yang akan digelar pada 25–28 Juli 2026 di Universitas Negeri Padang (UNP), muncul satu nama yang mulai mencuri perhatian: Arkhan, atlet usia dini yang membawa warisan kuat tradisi silat Minangkabau.


Di balik tubuh kecilnya, tersimpan tekad besar. Arkhan bukan sekadar peserta—ia adalah representasi generasi penerus budaya, anak kedua dari Abil Kuba, sosok yang dikenal sebagai pejuang silat sejak muda. Darah petarung mengalir deras dalam dirinya.


Sejak usia dini, Arkhan telah ditempa dalam lingkungan yang sarat nilai-nilai ketangguhan. Jejak sang ayah bukan cerita biasa. Abil Kuba pernah berguru pada aliran legendaris Silat Tuo Kumango di Batusangkar—sebuah warisan budaya Minangkabau yang dikenal keras, disiplin, dan penuh filosofi kehidupan.


Tak berhenti di situ, semasa remaja di Sijunjung, Abil Kuba juga pernah mengukir prestasi sebagai atlet sekaligus mendirikan perguruan silat Singgo Hitam yg guru Bpk Afrizal  suki, kelahiran  Sesawah Muaro  Sijunjung yang kemudian berkembang menjadi kegiatan ekstrakurikuler resmi di sekolah. Warisan itulah yang kini hidup dalam diri Arkhan.


Meski saat ini terpisah jarak dengan sang ayah yang tengah berjuang demi masa depan keluarga, Arkhan tidak pernah kehilangan arah. Justru dari kejauhan, pesan-pesan penuh makna terus menjadi bahan bakar semangatnya.


“Jadi anak baik, jujur, dan pemberani. Meski ayah tidak di samping kalian, semangat harus tetap menyala. Kamu  adalah  Petarung,” pesan Abil Kuba kepada anaknya.


Di bawah bimbingan pelatih Juanda Putra, S.Pd., M.Pd, seorang dosen Fakultas Ilmu Keolahragaan UNP, Arkhan kini ditempa secara serius. Ia akan turun dalam dua kategori bergengsi, tanding putra usia dini dan jurus tunggal perorangan.


Latihan demi latihan dijalani tanpa kompromi di Perguruan Silat Pat Ban Bu, yang berlokasi di Tunggul Hitam, Kota Padang. Di sanalah Arkhan membangun teknik, mental, dan disiplin sebagai seorang pesilat muda.


Keikutsertaannya dalam kejuaraan ini bukan hanya soal menang atau kalah. Lebih dari itu, Arkhan membawa nama besar tradisi, dan nama perguruan  ny serta  harapan keluarga, kehormatan budaya Minangkabau.


Di arena nanti, mungkin ia hanya terlihat sebagai anak kecil  Namun di balik itu, berdiri semangat besar—semangat seorang petarung sejati Abil Kuba.


Publik kini menanti mampukah Arkhan melanjutkan jejak sang ayah dan mengukir namanya sendiri di dunia pencak silat?


Waktu akan menjawab. Namun satu hal pasti—langkahnya telah dimulai. " PETARUNG "


#LN02

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

"Streaming Laksusnews"