PADANG (LN) – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat kembali melakukan penyegaran struktural dengan menggelar pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan bagi sejumlah Pejabat Administrator (Eselon III) di lingkungan Pemprov Sumbar, Rabu (22/4). Prosesi ini menjadi momentum penting dalam memperkuat lini koordinasi dan pelayanan publik di berbagai sektor strategis.
Pelantikan ini dilaksanakan berdasarkan Keputusan Gubernur Sumatera Barat Nomor: 821/1810/BKD-2026 tertanggal 20 April 2026. Dalam arahannya, Sekdaprov Arry Yuswandi menekankan bahwa setiap rotasi merupakan bagian dari evaluasi untuk meningkatkan komitmen pelayanan kepada masyarakat.
Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Barat, Arry Yuswandi, S.KM., M.KM., yang memimpin jalannya pelantikan, menekankan pentingnya menjaga integritas dan komitmen dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Dalam arahannya, Arry mengingatkan bahwa setiap posisi yang diamanahkan merupakan tanggung jawab moral yang besar.
"Pelantikan ini merupakan kepercayaan untuk memikul beban amanah. Saya minta saudara menjaga dan meningkatkan integritas dalam menjalankan tugas. Jabatan itu bukan hak, melainkan amanah. Bukan pula simbol kekuasaan, melainkan sarana untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat," tegas Sekdaprov Arry Yuswandi.
Penyegaran di Badan Penghubung, Kesbangpol, dan Disdukcapil
Dalam perombakan kali ini, posisi Kepala Badan Penghubung Pemerintah Provinsi Sumatera Barat resmi kini dipercayakan kepada Fauzan Zainoen, S.Si., M.Si. Jabatan ini memiliki peran vital dalam mengoordinasikan kepentingan daerah di tingkat pusat.
Selain itu, mutasi strategis juga menyasar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) dengan dilantiknya Adek Putra, S.AP., M.Si. sebagai Kabid Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik, serta Aschari Cahyaditama, S.STP., M.Soc. Sc., Ph.D. sebagai Kabid Politik Dalam Negeri.
Sementara itu, posisi yang ditinggalkan Adek Putra di Disdukcapil Sumbar kini diisi oleh Drs. Syahlaluddin sebagai Kabid Fasilitasi Pendaftaran Penduduk.
Reformasi Manajemen RSUD Prof. Muhammad Yamin
Sektor kesehatan juga menjadi fokus utama dalam pelantikan ini. Untuk meningkatkan kualitas layanan dan akuntabilitas rumah sakit daerah, sejumlah pejabat baru ditempatkan di RSUD Prof. Muhammad Yamin, yakni:
- dr. Sherly Monalisa sebagai Kabid Pelayanan Medik.
- Lismarni, SKM, M.K.M. sebagai Kabid Pelayanan Penunjang Medik.
- drg. Birna Marwikka, M.K.M. sebagai Kabag Perbendaharaan dan Akuntansi.
- Nasdi, S.E. sebagai Kabag Sumber Daya Manusia (SDM).
Fokus pada Integritas
Sekdaprov Arry Yuswandi berharap para pejabat yang baru dilantik segera melakukan adaptasi dan tancap gas dalam menjalankan program kerja tahun anggaran 2026. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan birokrasi sangat bergantung pada integritas dan kemauan para pejabatnya untuk turun langsung melayani kepentingan publik.
Pelantikan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait serta para saksi, dengan penerapan protokol administrasi kepegawaian yang sesuai dengan ketentuan BKN dan Kementerian Dalam Negeri.
#LN01




Tidak ada komentar:
Posting Komentar