Solok (LN) – Aktivitas Bupati Solok, Jon Firman Pandu (JFP), yang beberapa kali terlihat berada di Jakarta bersama istrinya, kembali menjadi sorotan tajam warganet dan pengamat politik.
Akun TikTok FYI menyorot dengan kritis: “Bupati Keliling Jakarta, Rakyat Solok Tetap Berat Hidupnya.”
Hidup masyarakat Solok kian tercekik akibat kenaikan harga kebutuhan pokok, sementara kunjungan Bupati ke kementerian pusat selama sembilan bulan belum menunjukkan hasil nyata bagi rakyat. Ironisnya, RAPBD Solok 2026 diprediksi defisit Rp6 miliar. Padahal, Solok memiliki potensi besar di sektor pertanian, pariwisata, dan tambang yang hingga kini belum dimaksimalkan.
Sejumlah pengamat politik membandingkan dengan masa kepemimpinan Capt. Epyardi Asda. Saat itu, meski pandemi, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Solok justru melonjak signifikan, menunjukkan bahwa keberhasilan pembangunan lebih bergantung pada komitmen kepala daerah daripada kondisi eksternal.
Publik dan DPRD kini mempertanyakan: apakah perjalanan Bupati ke Jakarta beserta istrinya menggunakan dana APBD Kabupaten Solok? Jika ya, agenda apa yang dijalankan selama kunjungan ke kementerian pusat? Apakah kunjungan tersebut menghasilkan program atau anggaran nyata untuk rakyat Solok?
“Kita harus jujur, masalah bukan di kondisi, tapi di komitmen pemimpin,” ujar seorang pengamat. “Solok punya SDA melimpah, tapi rakyat belum merasakan manfaatnya. Terlalu lama menunggu ‘kue pembangunan’ dari pusat bukan solusi.”
Di media sosial, kritik pedas terus mengalir. Banyak warganet menyorot prioritas Bupati Jon Firman Pandu yang tampak lebih sering berada di Jakarta daripada mengurus potensi lokal yang bisa langsung meringankan beban rakyat.
Hingga berita ini ditayangkan, media ini masih berupaya melakukan konfirmasi langsung kepada Bupati Solok terkait penggunaan APBD, agenda perjalanan, dan rencana tindak lanjut pembangunan untuk masyarakat.
Publik pun bertanya: apakah rakyat Solok akan terus menunggu janji dari pusat, atau saatnya kepala daerah serius menggali potensi lokal demi kesejahteraan masyarakat.
#TIM



Tidak ada komentar:
Posting Komentar