Upaya Pemko Padang Tekan Angka Inflasi Dengan Gerakan Tanam Cabai - Laksus News | Portal Berita

Breaking

"DENGAN SEMANGAT HARI BURUH SEDUNIA, KITA MAKMURKAN SWASEMBADA PANGAN BURUH NASIONAL"
SELAMAT HARI PENDIDIKAN NASIONAL"

Selasa, 06 September 2022

Upaya Pemko Padang Tekan Angka Inflasi Dengan Gerakan Tanam Cabai

 

Padang, - pada saat ini terjadi peningkatan inflasi yang sangat pesat, sehingga hal itu memberikan dampak yang luar biasa terhadap meningkatnya ekonomi yang ada di Kota Padang, kami pemerintahan Kota Padang berupaya dalam mengatasi hal tersebut salah satunya menghadirkan gerakan penanaman cabai di lingkungan masyarakat agar menjadi stabilnya harga yang terjadi pada sekarang ini.

Hal tersebut disampaikan oleh Wali Kota Padang Hendri Septa disela - sela sambutannya, acara tersebut berlangsung di Kelurahan Parupuak Tabing, Kecamatan Koto Tangah, Senin (5/9/22).

Wali Kota Padang Hendri Septa mengucapkan terjadinya peningkatan terhadap inflasi disebabkan kurangnya pasokan yang banyak dibutuhkan oleh masyarakat, seperti halnya : cabai, telur, serta bahan sembako lainnya. Dengan demikian Pemerintahan Kota Padang menghadirkan gerakan penanaman cabai untuk berupaya mengatasi inflasi yang terjadi saat ini.

"Ada beberapa hal yang membuat inflasi ini meningkat, hal itu terus kami pikirkan bagaimana cara agar mengatasi kesulitan yang berdampak kepada masyarakat, sehingga kami menghadirkan gerakan penanaman cabai kepada masyarakat dalam upaya menekan inflasi yang meningkat pada saat ini," Ucap Wali Kota Padang Hendri Septa sembari mengajak masyarakat dalam gerakan tersebut disela sambutannya.

Kegiatan gerakan penanaman cabai ini berlangsung sangat meriah, banyak yang mengantusiasi kegiatan tersebut, beberapa pihak OPD yang terkait pada lingkungan Kota Padang juga menghadiri dan Kepala Kecamatan, Kepala Kelurahan, serta Kelompok Wanita Tani (KWT), PKK. Dan beberapa pihak Provinsi Sumatera Barat pun ikut menyokong program ini.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Kota Padang Syahrial Kamat mengatakan semenjak tahun 2015 hingga 2019 itu pasokan harga cabai itu bisa dikondisikan menjadi stabil, dan ketika saat itu Kota Padang mendapat reward dalam prestasi itu, terlepas dari hal tersebut datangnya pandemi Covid menjadikan harga cabai itu menjadi murah, sehingga petani merasa enggan untuk bertanam cabai, Hal tersebut juga menjadi pengaruh terhadap Kenaikan inflasi yang terjadi pada saat ini.

"Harga cabai di tahun 2015 hingga 2019 itu tidak pernah mencapai di atas ratusan ribu perkilonya, dan yang terjadi di 2 bulan belakang ini harga cabai mencapai lebih dari ratusan ribu, kenaikan harga itu sangat luar biasa," Kata Kepala Dinas Pertanian Syahrial Kamat pada saat pemberian sambutan di selang pembukaan acara Gerakan Penanaman Cabai.

Ditambahkannya terjadinya kenaikan harga cabai ini pemerintahan kota berupaya mengatasinya dengan menghadirkan Gerakan Penanaman Cabai di perkarangan atau di lahan berlebih pada rumah masyarakat, bibit cabai yang akan di tanam berupa : bibit cabai merah kriting, bibit cabai hijau kriting, dan bibit cabai rawit.

"bibit cabai sebanyak 200 polybag bibit cabai itu dari Dinas Pangan Kota Padang, dan ada 300 polybag  bibit cabai yang akan di tanam pada perkarangan rumah masyarakat," Katanya.

Gerakan penanaman cabai tersebut dijalankan Melalui kolaborasi Dinas Pertanian Kota Padang serta Dinas Pangan Kota Padang sebagai kolaborasi terhadap penanaman cabai tersebut, Pemerintahan Kota Padang mensuply kepada masyarakat lebih kurang 500 bibit cabai yang akan di tanam untu sekarang ini.

Saat berlangsungnya kegiatan penanaman cabai, masyarakat yang menghadiri merasa senang dengan adanya Wali Kota Padang yang turun langsung dalam melakukan penanaman cabai, dan juga melakukan membajak di lahan pada kawasan Keurahan Parupuak Tabiang itu.

Dilain sisi Kepala Dinas Pangan Kota Padang Gus Wardi juga menyampaikan dengan adanya kegiatan Gerakan Penanaman Cabai ini, mampu mengatasi permasalah yang terjadi pada hari ini di Kota Padang.

"Dengan di tanamnya cabai di perkarangan rumah, maka itu akan menyediakan asupan masyarakat untuk menghasilkan cabai di rumahnya masing - masing," Pungkasnya.

Ditambahkannya juga mudah - mudahan Terjadinya hal tersebut inflasi ini akan memberikan dampak penurunan dengan harapan Pemerintahan Kota Padang sendiri yang berupaya terus mengatasinya.

Sementara itu Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Barat Wahyu Purnama juga menyampaikan terjadinya pelonjakan pada inflasi ini tidak hanya di Kota Padang, namun tidak hanya terjadi pada negara kita ini, sehingga hal tersebut juga terjadi pada seluruh negara besar di dunia ini.

"Pada saat ini Kota Padang di posisi ke-5 untuk indonesia sendiri, sedangkan Provinsi Sumatera Barat itu pada posisi ke-2 setelah Provinsi Jambi, semoga dengan gerakan ini, upaya Pemerintahan Kota Padang mampu mengatasi dengan cepat terhadap pelonjakan inflasi ini," Tuturnya.

Kembali pada perbincangan Wali Kota Padang Hendri Septa pada akhir perbincangan dalam sambutannya menegaskan kepada Dinas yang terkait agar terus mengawal gerakan ini dalam mengatasi pelonjakan inflasi yang terjadi di Kota Padang, sehingga teratasinya permasalahan tersebut masyarakat akan menjadi makmur dan mudah dalam mencukupi kebituhannya.

Kegiatan gerakan penanaman cabai tersebut juga langsung didukung oleh Kepala Dinas Pangan Provinsi Sumatera Barat Efendi, dengan menyediakan kendaraan yang berisi kebutuhan pokok masyarakat dengan menghadirkan juga pasar murah, itu juga termasuk salah satu program yang ada pada Dinas Pangan Sumatera Barat, yaitu : TTIC (Toko Tani Indonesia Center).

 

Sumber Berita : Pemerintah Kota Padang

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

"Streaming Laksusnews"