PADANG (LN) – Menapaki usia ke-64 pada 12 Maret 2026, PT Bank Nagari (Bank Pembangunan Daerah Sumatera Barat) mencatatkan pencapaian gemilang yang menyatukan kesuksesan bisnis dengan kepedulian sosial. Di tengah suasana khidmat bulan suci Ramadan 1447 H, bank kebanggaan masyarakat Minang ini tidak hanya membukukan performa keuangan yang impresif, tetapi juga mempererat silaturahmi dengan menyantuni 114 anak yatim serta merangkul insan pers.
Performa Finansial: Fondasi Kokoh di Awal 2026
Berdasarkan Laporan Posisi Keuangan per 31 Januari 2026 (unaudited), Bank Nagari berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp 43,77 miliar. Angka ini menjadi pemantik semangat dalam menyambut hari jadi ke-64.
Direktur Utama Bank Nagari, Gusti Candra, menegaskan bahwa pertumbuhan ini adalah buah dari kepercayaan mendalam masyarakat. Hingga periode tersebut, total aset bank telah mencapai Rp 33,36 triliun, dengan rincian penyaluran kredit konvensional sebesar Rp 20,53 triliun dan pembiayaan syariah sebesar Rp 4,65 triliun.
"Posisi likuiditas kami sangat sehat dengan Loan to Deposit Ratio (LDR) di level 93,8%. Ini bukti nyata bahwa nasabah mempercayakan pengelolaan dana mereka kepada kami," ungkap Gusti Candra.
Momentum HUT ke-64: "Ramadan Berkah" dan Kepedulian Sosial
Peringatan hari jadi tahun ini terasa istimewa karena bertepatan dengan momen Ramadan. Sebagai bentuk rasa syukur atas kepercayaan nasabah dan masyarakat, Bank Nagari menggelar rangkaian kegiatan yang menyentuh berbagai lapisan.
Memberikan Santunan 114 Anak Yatim: Sebanyak 114 anak yatim piatu dihadirkan untuk berbuka puasa bersama jajaran Direksi dan Komisaris di Kantor Utama, Jalan Pemuda, Padang. Kegiatan ini merupakan wujud nyata tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dalam berbagi kebahagiaan di bulan mulia.
Sinergi dengan Pimpinan Redaksi: Bank Nagari mengundang para organisasi pers, pimpinan Redaksi media untuk memperkuat transparansi informasi. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa setiap kebijakan bank, terutama terkait pengawasan anggaran daerah dan pembangunan infrastruktur di Sumatera Barat, tersampaikan dengan akurat kepada publik.
Transformasi Digital dan Mitigasi Risiko
Di balik ekspansi kredit yang agresif, Bank Nagari tetap memegang teguh prinsip kehati-hatian (prudence) dengan rasio Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) sebesar 2,24%.
Untuk menekan rasio operasional (BOPO), Bank Nagari kini semakin gencar mengedepankan digitalisasi melalui aplikasi Ollin by Nagari dan layanan N_Form. Inovasi ini memungkinkan nasabah mengakses layanan perbankan secara lebih cepat, transparan, dan efisien tanpa harus datang ke kantor cabang.
Komitmen Tumbuh Bersama
Puncak peringatan HUT ke-64 ini ditutup dengan komitmen kuat dari manajemen untuk terus berbenah. Gusti Candra optimistis bahwa dengan perpaduan strategi digital yang tepat sasaran serta dukungan dari insan pers sebagai mitra strategis, Bank Nagari akan mempertahankan tren pertumbuhan positif hingga akhir tahun 2026.
"Di usia ke-64 ini, kami berkomitmen untuk terus tumbuh bersama masyarakat Sumatera Barat. Ramadan kali ini menjadi momentum bagi kami untuk mengoptimalkan potensi sumber daya demi mencapai visi besar perusahaan ke depan," tutupnya.
#LN01



Tidak ada komentar:
Posting Komentar